9. December 2014

39 Comments

Hidup Beragama

Untuk yang sudah nonton Mesakke Bangsaku, harusnya tau apa pendapat saya mengenai alasan Indonesia sulit bersatu. Alasannya adalah: Yang mayoritas belagu di hadapan yang minoritas. Yang minoritas merasa kerdil di hadapan yang mayoritas. Belagu itu definisinya apa? Menurut definisi saya, “Belagu” adalah perangai semau dirinya sendiri dan tidak mau memikirkan orang lain. Sombong, mungkin kata […]

Continue reading...

2. December 2014

2 Comments

Mesakke Bangsaku World Tour: Beijing #spon

Kalau ditanya apa kesan akan Beijing, saya akan jawab “Tak ada duanya” Beijing, ibu kota Republik Rakyat Tiongkok adalah rumah bagi 21 juta jiwa. Tidak seperti Jakarta, 21 juta ini beneran tinggal di Beijing, bukan pendatang dari Bekasi atau Tangerang yg masuk kota hanya untuk bekerja. Semua yang ada di Beijing, tidak ada duanya. Tembok […]

Continue reading...

15. November 2014

1 Comment

Mesakke Bangsaku World Tour: Guangzhou #spon

Guangzhou. Bagaimana caranya sebuah kota yang ada di negara represif dengan kebebasan berpendapat yang hilang, dengan tanpa twitter, tanpa facebook, tanpa youtube, bisa menghadirkan 530 penonton di Mesakke Bangsaku Guangzhou? Entah. Tapi itulah kehebatan teman teman FAMIG. Federasi Mahasiswa Indonesia Guangzhou yang sudah 10 tahun berdiri. Just like every other individual living in China, these […]

Continue reading...

9. November 2014

3 Comments

Mesakke Bangsaku World Tour: Amsterdam #spon

Apa rasanya ya kerja sekerasnya, berkreasi sebaiknya, lalu setelah dapat hasilnya, kena pajak penghasilan 30% – 52% ? Tanya saja kepada penduduk Belanda. Waktu saya di Amsterdam, kaget juga rasanya. Walau kita bisa berargumen bahwa tentu standar penghasilannya di atas kita tapi coba anda rasakan saja penghasilan anda hilang lebih dari setengahnya. Tentu tidak berlaku […]

Continue reading...

9. November 2014

0 Comments

Mesakke Bangsaku World Tour: Berlin #spon

Walau setiap kota tentu menyisakan pengalaman tersendiri, tapi Berlin memberi ingatan yang berbeda. Ada geliat yang beda dari Berlin dibandingkan dengan kota kota lain. Berlin seperti masih sedang ingin memberikan pembuktian, ingin segera beranjak maju. Baik kotanya maupun warganya. Semenjak bergabungnya Jerman Barat & Timur ternyata penyesuaian belum usai. Bahkan hampir setiap destinasi liburan Berlin […]

Continue reading...

26. October 2014

12 Comments

Always

Sekarang jam 6 pagi waktu Amsterdam. Sejak London, Berlin & kini di Amsterdam saya selalu bangun pagi pagi. Mungkin karena tubuh saya masih mencoba menyesuaikan dengan waktu Jakarta. Di Jakarta saat ini jam 12 siang. Bedanya kini 6 jam antara Jakarta & Amsterdam. Tadinya beda 5 jam, tapi menjelang pergantian musim ada Day Light Saving […]

Continue reading...

18. October 2014

2 Comments

Pemikiran akan pendidikan.

It was hilarious, it was brilliant, it had so much heart, it was out of the box, and to add the cherry on the top: It was poetic. Itulah kesan saya akan Tut Wuri Hangapusi. Stand-up Special Luqman Baehaqi yang merupakan stand-up special pertama bertema khusus. Dalam hal ini pendidikan. Luqman bukan orang baru di […]

Continue reading...

15. October 2014

4 Comments

Mesakke Bangsaku World Tour: London #spon

Jester. Orang yang pada jaman kerajaan Inggris dulu berperan sebagai penghibur Raja beserta keluarga. Biasanya di kartu remi disebut Joker. Kalau garing alias ga lucu, Jester bisa diusir dari istana atau paling ekstrimnya dihukum gantung. Banyak orang menganggap ini adalah asal muasal atau setidaknya ini adalah catatan terdini akan adanya seorang pelawak tunggal. Berawal dari […]

Continue reading...

3. October 2014

6 Comments

Terlambat untuk menyelamatkan Indonesia.

“AYOLAH! KITA TURUN KE JALAN!” Ujar seseorang di twitter yang ditanggapi dingin oleh orang lain yang sedang membawa tweet tersebut di bawah terik panas matahari, di pinggir jalan, menunggu angkutan… “Elo aje turun ke jalan dari mobil lo yang dingin. Kita mah tiap hari di jalanan” katanya dalam hati. Sambil melanjutkan baca baca tweet di […]

Continue reading...

3. October 2014

12 Comments

Diingat Indonesia ketika masih muda saja.

Entah sudah jam ke berapa dari total 13 jam perjalanan dari Jakarta ke Amsterdam, tempat kami transit sebelum ke tujuan kami London. Di pesawat saya lagi nonton film CHEF yg diperankan & disutradarai Jon Favreau tentang seorang Chef yang mencoba mencari kebebasan dalam berkarya. Setidaknya sejauh yang saya tonton sampai sekarang begitu ceritanya. Film saya […]

Continue reading...
Older Entries