Bukan di TV

Sebelas12 di Kompas TV sudah tidak ada.Bukan karena rating. Bukan karena KPI. Bukan karena Kompas TV. Tapi karena saya.

Saya suka kagum melihat program program TV yang umurnya panjang. Saya tidak pernah punya program yang rentangnya sampai 2 tahun.
Sebelas12 adalah program terlama saya. Sekitar 1.5 tahun. 

Program terlama ke 2 saya, adalah Provocative Proactive. 1 tahun lebih beberapa bulan. Tapi yang ini tidak bisa masuk hitungan, acara kami digugurkan oleh keadaan (link)
Saya baru sadar belakangan ini mengapa saya kurang cocok berkarya di televisi.

Karena saya gatel dengan kondisi konstan. Saya ingin progresif. Untuk progresif harus mau berubah.

Berubah, adalah sesuatu yang berat sekali dilakukan di dunia pertelevisian. Rating adalah salah satu penghambatnya.

Walaupun bukan rating yang membuat Sebelas12 sudah tiada.
Saya yang meninggalkan Sebelas12.
Padahal, Executive Producer saya, Produser saya & tim kreatif saya adalah yang terbaik yang pernah terlibat dengan saya selama saya di dunia TV.

Bayaran saya, adalah yang tertinggi selama saya megang acara.

Kalau saya tetap bertahan di Sebelas12, hidup saya lebih dari cukup.

Meninggalkannyapun saya berbincang lama dengan istri karena akan berdampak kepada keuangan.
Masalahnya, bukan uang.
Tapi rasa gatal tadi.

Gatal untuk memberikan yang terbaik. Lalu menjadi lebih baik lagi.
Kompas TV sudah fasilitasi Sebelas12 dengan sangat baik menurut saya.

Kami sama sama ingin program Late Night yg bagus, yg orisinil dengan berpijak pada tradisi Late Night yang benar.

Kami tidak mencontek bahkan sering dicontek program lain.

Mungkin karena kami bagus.
Tidak ada program Late Night lain di Indonesia yang mampu menawarkan Monolog seperti yang kami lakukan. Karena tidak ada program late night lain di Indonesia yang hostnya bisa stand-up.

Tidak ada program Late Night lain yang bisa memuat current issue & hard news dalam obrolan dengan bintang tamunya yang membuat mereka juga senang karena ditanya isi kepalanya bukan hanya sekadar dimanfaatkan keartisannya.

Dari artis sampai desainer, juga anggota DPR, sampai Menteri pernah jadi tamu kami. Semuanya menjadi lucu hanya dengan menjadi diri mereka sendiri.

Itulah salah satu ciri khas Sebelas12.

Kami membuat mereka (para tamu) lucu & tidak asik lucu lucuan sendiri.Becandaan saya dalam obrolan, berangkat dari cerita & omongan para tamu. 
Beberapa kali tamu saya memuji acara. Tapi salah satu pujian terbaik datang dari Marshanda. Usai shooting dia mendatangi saya & berkata dengan serius..  “Thank you. I love your show. Its not like any other show. You respect your guest”

Mungkin hanya di acara kami, dia tidak ditanya tanya tentang sensasi, gosip & “meltdown”nya di internet.
Saya sempat ditanya anak kreatif mau menanyakan soal semua tadi atau tidak. Saya menjawab “Ini bukan acara seperti itu”
Tapi, pada akhirnya saya berkeputusan untuk tidak menerima tawaran perpanjangan oleh Kompas TV.
Alasannya?
Karena saya lelah dengan batasan.
Tapi mau gimana lagi, di TV tentu akan ada batasan. Karenanya saya tidak menyalahkan Kompas TV. Saya memutuskan untuk berhenti.
Dan memindahkan segala ide kreatif ke sebuah platform yang lebih bebas. Tidak ada KPI, tidak ada NMR, tidak ada batasan batasan & tidak ada uangnya. Hehehe. Setidaknya belum ada.
Sebenarnya kabar Sebelas12 sudah tidak ada sudah terendus Indosiar & mereka menawarkan saya untuk membuat Late Night stripping. “Kita buat yang lebih keren Ndji”
Tapi saya menolak. Saya takut dengan kuatnya keimanan mereka terhadap rating.

Akhirnya saya jawab “Nggak mas. Saya di TV kerja aja. Gak mau berkarya”

Artinya saya masih mau kerja di TV tapi tidak lagi berkontribusi secara kreatif. Tidak mau lagi bikin karya di TV.
Saya memutuskan untuk berkarya lagi dengan tim sendiri.

Sudah saatnya saya mewujudkan sesuatu yang sudah lama ingin saya kerjakan.
Sudah saatnya, semangat Provocative Proactive saya bangkitkan lagi.
TV tidak akan mampu menampung karya ini.
Karena kami berani mengucapkan hal hal yang tidak akan mau mereka tayangi.
Nantikan karya saya ini, sebentar lagi.
Bukan di TV

63 thoughts on “Bukan di TV”

  1. semua keputusan yang di ambil bang pandji pasti sudah dipikirkan matang2 apa saja konsekuensinya. Terus berkarya dengan “kreatifitas” yang penuh dengan “keberanian” itu bang. Semoga sukses dengan karya-karya yang sedang dikerjakan atau mau dikerjakan.

  2. Idealisme dalam berkreatifitas memang sukar dibendung.
    It’s a highly addictive drug.
    Once you taste it, you can never get rid of it.

  3. Gw setuju nih soalnya gw juga greget tiap kali loe ngomong penonton cuma bisa denger *tiiiittt walau kadang tau itu lagi ngomong apa tapi sensasinya bakal beda jika tanpa sensor.
    Btw itu di paragraf terakhir kalimat ke 4 harusnya tayangkan bukan tayangi, oke ini gak penting banget cuma gatel aja pengen benerin.

  4. Cinta banget sama semangat dan idealismenya bang Pandji !!! hahaha
    Keep on being you bang !!! proud of you !!

    โ€œโ€ฆsemangat Provocative Proactive saya bangkitkan lagi.โ€

  5. Keputusan yg hebat, walaupun sebenarnya sayang banget acara talkshow yg bisa se kocak dan se bebas itu (dari Host, co-host, bintang tamu, pengunjung pun terlihat sangat santai & nyaman dengan topiknya) udah gak ada lagi.
    dan ditunggu kreatifitas selanjutnya.

  6. Pandji, gw mengenal loe dr sejak siaran GMHR dan mengikuti lahirnya Provocative Proactive sampai sekarang. Bangga dengan dengan semangat loe dan turut mendukung. Berkarya tidak hanya di media tabung yang banyak sensor dan sebagainya, tapi bisa di mana pun as long as you are true to yourself. Loe salah satu orang yang paling memegang idealisme diri dan tidak takut berekspresi serta bereksperimen. You always have my support!

  7. Jadi pengen ikutan masuk timnya… ๐Ÿ˜€
    Semangat bang,walopun suka banget sama acara sebelas12,mo teteup dukung z apapun karya bang pandji selanjutnya… \(^o^)/

  8. Semua teraerah sma kamu bang. Jika dg stop acara sebelas12 bsa membuat bang pandji lebih baik kedepanya kenapa tidak.. hidup memang pilihan kan bang.. smua udah ada yg ngatur. Smua tergantung dari diri kita dari passion kita.. good luck bang… semoga makin sukses. Ditunggu karya”nya… Reapect

  9. Acara late night di TV cuma untuk pembentukan opini, beda dengan sebelas12… Karena gw tau pandji ga akan pernah untuk membentuk opini masyarakat lewat tv ataupun media lain… Itu yang gw suka dari pandji, mengalir saja….

  10. Semangat Bang PANDJI!! Motivasi banget buat gue terutama. Menjadikan hidup lebih berarti, kan? Gue rasa akan banyak yang merindukan lu Bang, karena kehadiran lu berarti bagi mereka. Choose your own way, be yourself and keep improving, PANDJI!

  11. cukup disayangkan bang pandji tidak di sebelas12. Saya sangat sangat sangaaat menyukai acara ini. Sepenat penatnya saya dengan aktivitas selalu berusaha menyempatkan untuk menonton acara ini. Late Night favorite saya yang tidak bisa dibandingkan dengan acara late night show lainnya. Dan saya setuju dengan apa yang dikatakan oleh marshanda “โ€œThank you. I love your show. Its not like any other show. You respect your guestโ€ karna kenyataan emang bener. Saya sebagai penonton pun merasa ini adalah acara yang menarik karna tidak mengandung gossip dan sebagainya, abang pandji tetep masih bisa bercanda dengan para tamu tanpa harus membahas gossip tentang para tamu tersebut. Salut..
    Semoga tetap sukses bang, tetap bekarya dan tetap semangat bang!

  12. saya msh blm ngerti, “batasan” yg dimaksud disini itu apakah hanya sekedar dari stasiun TVnya itu sendiri?
    Krn kalau menurut saya setiap karya apapun itu tetap hrus ada batasan2nya.

  13. Pasti kalo mlm nonton ini acara ,direlain begadang … karena ada “guna”nya.

    Kirain acaranya dibungkus krn gak kuat bayar penonton bayaran , hheheh . Semangat bang !

  14. keterbatasan di tv, menjadi tantangan di awal untuk menjadi lebih baik lagi,

    keterbatasan utamanya adalah kurangnya dialog dua arah dengan audience, karena tv sifatnya sebagai media broadcast. sehingga terasa kurang greget terutama sebagai stand up commedian, karena energi dari penonton tidak dapat tersampaikan. energi yang dapat digunakan untuk memotivasi diri kita untuk menjadi lebih baik lagi, menjadi lebih bermanfaat lagi, menjadi lebih berguna lagi untuk lingkungan sekitar.

    Sejati diri masing-masing dibatasi oleh waktu dan tanggung jawab, terutama bagi yang sudah berkeluarga. saya pribadi salut kepada keluarga mas pandji yang terus mendukung kegiatannya mas pandji. Pengorbanan istri dan anak ketika ingin mencapai sesuatu yang belum tentu pasti. Tapi hal ini lah yang terus memacu dan memotivasi saya untuk terus bermanfaat dan berguna lagi bagi lingkungan sekitar.

    Berbuat lebih baik agar tiap generasi dan individu dapat menemukan tempat berguna selama masa hidup mereka. Generasi muda sekarang bukan generasi manja (ngutip lirik lagu =))), tapi mereka adalah generasi yang tidak dipahami oleh generasi yang lebih senior karena tumbuh dengan nilai pencapaian yang berbeda (achievement). Singkatnya cara mereka melihat sukses berbeda, dan beda tidak selalu salah. Oleh sebab itu dibutuhkan cara melihat yang berbeda.

    Akhir kata ada keinginan untuk dapat berkolaborasi dengan mas pandji untuk dapat meninggalkan sesuatu untuk generasi yang akan datang. Tapi sampai waktu itu datang, saya akan tetap terus berkarya.

    Terima kasih mas pandji untuk karya-karyanya yang menginspirasi,

  15. pantesan ditggu upload sebelas12 diyoutube,ga nongol2 lg…ditggu karya2nya,wlpn kehilangan acara tv yg bagus banget.yg bs bikin anak2 muda yg tdnya ga perduli dgn keadaan negeri berubah mjd bertny ‘apa nih yg bs sy sumbangkan utk indonesia tercinta’ termasuk sy…maju terus mas,smoga ‘gatal’nya bs menghasilkan karya yg bs bikin indonesia bangga…

  16. Gw bisa memahami, dan gue dukung karya-karya lu selanjutnya. ๐Ÿ™‚

    Salah satu yang membuat gw yakin sebelas12 adalah program terkeren adalah bintang tamunya gak jaim. Gue ingat salah satu show dimana lu ngundang Petra, bagaimana lu ngomongin kebiasaan dia mabuk dulu sebelum manggung, mabuk adalah hal negatif bagi orang-orang dan secara terbuka kalian ngobrolin itu. Menurur gue itu keren bangeet. Di awal-awal penayangannya gw masih nonton di TV langsung,tapi karena siaran KompasTV sering ilang, gw mulai nonton di youtube. Gw ingat show pertama ngundang Arie Untung, ngobrolin beberapa talkshow Amerika yang udah terkenal. Kerenlah… ๐Ÿ˜€

  17. salut akan idealisme kamu bang pandji
    dijaman sekarang biasanya idealisme gampang banget kalahnya sama uang dan popularity
    aku saranin bikin youtube channel aja
    ga perlu edit bagus bagus, karna situ bukan channel lucu lucuan (kayak yang lain)
    yang penting isinya
    dan juga youtube gampang diakses sm org banyak, buat yg ngikutin lo dr awal maupun yg baru ngikutin bakal gampang cari tau nya bang
    nah kalo nanti jadi ke youtube
    jangan ragu, kalo bisa sering sering sebut nama TV nasional yg bikin gatel lo, kalo perlu SEBUT NAMA KOMIKA di tv tv laen bahkan radit sekalipun kalo itu buat lo gatel dan di garuk pun ga bisa
    harus lo luapkan ke gelisahan lo itu bang
    terus berkarya
    dan semoga beneran ke youtube biar gampang kita akses nya
    gampang kok iklan masuk channel” kreatif
    asal isi bagus, pembawaan enak
    edit oke

  18. Terima kasih untuk hiburannya selama hampir 2 tahun ini. Terima kasih Kompas juga berani memfasilitasi acara ini dimana bintang tamu & hostnya semuanya tampil apa adanya, ngomong jorok apa adanya dll.

  19. Gue sediiiiih banget dengernya. Kadang yah gue bela2in nonton berjuang ngelawan kantuk, karena acara yg lo bawain emang worth it. Tapi kalo emang itu udah keputusan lo, gue dukung bang. Semangka!

  20. Kadang memang batasan dari dunia yang kita sayangi dan cintai membuat kita berfikir dua kali,,
    saya salut dengan Bang Pandji berani berkata ‘Tidak’ untuk Indosiar yang menawari ‘acara’ yang mereka maksudkan,,

    saya sendiri sebenarnya menantikan acara yang lebih mengedukasi dan menginspirasi kalaupun itu acara entertaining ya saya harapkan meng entertain kita secara cerdas dan berfikir luas,,,tak mengandalkan ‘ilmu latah’ dan ‘acara – acara heboh sendiri’ untuk berkiblat pada rating,,

    Harapan saya cuma satu untuk bang Pandji,dari Standup,Buku,,Rap,,dan karya karya lain yg pastinya masih banyak,,semoga tetap menginspirasi saya dan anak bangsa lainnya,,
    keep going to be better and make all things better mas..hehe

  21. aih baru baca.. baru tau alasannya. sebenernya sedih ya.. sebelas12 adalah talkshow terkomplit dan terbaik bagi saya. tiap mau menjelang jam sebelas mesti sedih “yaah udah gak ada sebelas12…”. tapi yaudah nggakpapa.. ditunggu karya selanjutnya bang!!

  22. Proud of you bang pandji…just the way you are. Tapi pasti bakalan rindu sebelas12 sm semua energi positif inspiratif yg sudah bang pandji kasih
    Selamat kerkarya!

  23. Bang, sebelas12 kompas selalu jadi tontonan gw di youtube selama tinggal di luar negeri sejak 2014. gw bingung kenapa gak update lagi di youtube kompas tv sampe gw nemu postingan ini di blog lo. terus berkarya dan tetap menginspirasi bang. gw tungguin karya2 lo yg selanjutnya bang…

  24. wah siip nih keren, saya termasuk penonton setia sebelas dua belas via youtube. Setuju banget kalo mas {andji pindahin materi karyanya ke media yang lebih bebas diluar tv. Supaya kita bisa lebih ngerasain energi kreatifnya lebih kental lagi. Semangatnya mas Pandji kalo aku liat sama seperti Erix soekamti, berkarya sungguh2 sepenuh hati dengan memanfaatkan media mainstream tapi pake media alternatif. Semoga semakin banyak lagi orang2 kayak mas Pandji dan Erix Soekamti karena sumpah kita butuh inspirasi kayak gini.

  25. Akhirnya gue tau alesan kenapa laye night show keren ini distop… tapi gue akan selalu menunggu karya elu bang… salut!

  26. Pantesan ditungguin acara nya ga tayang2.. Sampe ngestalk di instagram dan baru dapet jawaban nya sekarang. Yahhh bener2 kecewa sih sebenernya, abis udh kecanduan nonton, yah ga ada lagi deh tontonan lucu tengah malam. Semoga bisa karya2 nya kedepan semakin luarbiasa. Sumpah kehilangan banget!!!! Itu acara lucu bikin enjoy banget

Leave a Reply to Alan Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*