Everybody pays …

Launching album ke 2 sudah semakin dekat.

Posting ini tidak akan mengumumkan tanggal, jam dan lokasi launching.

Dengan asumis elo follow twitter gue di www.twitter.com/pandji

atau denger iklannya di radio radio 🙂

Disini, gue mau mengumumkan 2 hal.

Pertama, HTM adalah Rp 50.000,-

Kedua, everybody pays.

Ga ada guestlist. Ga ada free enterance.

Everybody pays.

And here’s why:

Gue, menemukan salah satu kunci agar industri kreatif, terutama musik untuk bisa bertahan dan bahkan berjaya.

Kuncinya adalah : MENGHARGAI NILAI SEBUAH KARYA

Jadi, gue minta elo untuk bayar untuk masuk ke launching gue.

Gue tidak memberlakukan free enterance, guest list, dan segala tetek bengek yg kita semua pernah dengar.

Gue juga tidak akan memberi album gue kalau elo meminta.

Kalaupun ada yg dapet gratis, adalah karena GUE yang ngasih. Bukan karena gue diminta.

Sampai sini, adakah yang berpikiran gue pelit?

🙂

Ada.

Bagus.

Ga usah dateng ke launching gue.

Atau.

Baca lebih lanjut dan pahami alasan di balik semua ini.

Gue sama sekali nggak ngerti sama orang orang yang suka minta karya buatan temennya.

“Eh, minta dong album lo…”

Gue biasanya menjawab “Ya elah, beli doooong”

Biasanya dia menjawab “Anjirr?? Pelit banget lo!”

Disini, gue kemudian berpikir “Yang pelit gue, ATAU ELO?”

“Elo tau susah payahnya gue bikin album ini, elo tau segala keringat yg menetes, segala jam tidur yang lenyap, segala lelah yang menumpuk, segala uang yang sudah gue keluarkan sendiri, segala jerih payah untuk mengumpulkan uang itu sendiri… Bahkan setelah elo tau itu semua, ELO MASIH MINTA??? TEMAN MACAM APA ELO?”

Kalau bukan temen gue sendiri yg menghargai jerih payah gue, lalu siapa lagi?

Siapa yang pelit? Elo atau gue ?

Ada sebuah cerita, Kanye West pengen nonton konser Jay Z sahabat yang sudah dia anggap sebagai kakak di Madison Square Garden yang merupakan konser terakhir dia sebelum dia pensiun. Kanye nelfon Carline, sekretarisnya Jay Z dan menanyakan apakah Jay Z nitip tiket gratis untuk dia. Betapa terkejut ketika Carline menjawab “Jay nyiapin tiket buat jatah elo, mau bayar lewat apa?

Terkejut Kanye West ketika ternyata Jay Z minta dia untuk tetap BAYAR!

This is Kanye, who made numerous hits for Jay Z out of his beats. And Jay still wants him to pay?

Is this mockery?

Belakangan Kanye paham bahwa Jay Z sedang mengajarkan Kanye untuk tetap menghargai nilai sebuah karya.

“Big brother got his show up in Madison Square
And I’m like yea, yea we gonna be there
But not only did I not get a chance to spit it
Carleen told me I could buy two tickets”

Big Brother, Kanye West.

Ini juga yang mau gue kenalkan kepada elo.

Pada launching gue nanti, tidak ada yang gratis.

Semua bayar.

Bukannya gue ga berterima kasih kepada elo, bukannya gue ga hormat sama elo.

This is not JUST about me. This is about for the sake of the WHOLE CREATIVE INDUSTRY.

Gue minta elo untuk menghargai karya gue.

This is me, Pandji, ur friend, the one you follow on your twitter, the one you listen to, ur friend.

Start from me.

Dengan  belajar menghargai sebuah karya, kita akan bisa mengalahkan pembajakan.

Kita tau bajakan tetep ada, tapi kita memilih untuk beli yang asli.

Di buku Sarah Mc Cartney berjudul THE FAKE FACTOR, ada sebuah survey yg bertanya “Alasan apa elo beli barang asli dari yg palsu?”

Moral, ada di urutan ke 7.

Dibawah kualitas, harga, bahan, dll.

Artinya kalau ada bajakan yang kualitasnya bagus, harganya okey, bahan juga, maka mereka akan tetep beli.

Padahal, harusnya orang ga beli bajakan karena memang secara moral beli bajakan itu salah!

Harusnya, terutama kalau elo sudah berpenghasilan, elo malu untuk dapat gratisan terhadap sebuah karya.

Karena yang harusnya dapet gratisan adalah mereka yang bener bener ga mampu.

Bukan elo.

Elo masih bisa ke starbucks.

Mereka bahkan ga akan pernah berani menatap ke arah starbucks.

Malu kepada mereka.

Kalau kita , elo dan gue, mulai menghilangkan budaya gratisan, maka gratisan akan lebih mudah untuk dijadikan jatah saudara saudara kita yang ga mampu.

I hope you understand.

Wether you’re a friend, a cousin, a celebrity, everybody gets the same thing.

Everybody pays.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*