Gimana tuh jawaban saya? Keren ga? :)

Berawal dari wartawati, bukan salah dia krn memang pekerjaannya, tapi pertanyaannya mewakili pertanyaan banyak orang

“Gmn pendapat mas tentang kualitas anak muda sekarang? Kan kerjanya tawuran mulu tuh..”

Saya jawab,
“Kualitas anak muda Indonesia JUSTRU lagi hebat hebatnya dan saya bisa jelaskan kenapa. Dari saya SD, tawuran sudah ada. Tapi tau nggak apa yg tidak ada jaman saya SD dan sekarang ada di mana mana di Indonesia? Pemuda Indonesia juara dunia olimpiade robotik, pemuda Indonesia juara olimpiade fisika, juara olimpiade kimia, pemuda Indonesia diundang tur hiphop keliling Amerika termasuk mekkahnya hiphop, NewYork. Pemuda Indonesia juara dunia paduan suara, pemuda Indonesia mendirikan gerakan sosial yg terpadu di lebih dari 20 kota Indonesia.. Mereka tdk pernah didengar rakyat Indonesia karena hampir semua media memberitakan keburukan pemuda Indonesia. Untuk setiap 300 pelajar yg sedang tawuran di jalanan ada 30.000 pelajar lagi belajar, menggali potensi, berpikir dan berkarya. Media tdk pernah bertemu mereka karena mereka ada di dalam lingkungan sekolah, media tdk pernah beritakan mereka karena pelajar sedang belajar tdk menarik dibandingkan pelajar yg sedang membacok. Setiap kali saya ketemu orang yg bilang pemuda Indonesia kualitasnya sedang buruk, saya yakin dia harus mengganti bacaan dan tontonannya”

Gimana tuh jawaban saya? Keren ga?
πŸ™‚

49 thoughts on “Gimana tuh jawaban saya? Keren ga? :)”

  1. Ini seharusnya jawaban yg dibutuhkan pemuda2 lainnya yg masih diam bang, semoga media2 bisa memberikan tontonan yg positif bagi kita kedepannya..
    nice πŸ™‚

  2. Hmmmh,ga heran kalo media seperti itu..
    mereka hidup dari berita2 buruk..
    Soal jawaban, bukan cuma keren…
    Tapi mengajarkan sudut pandang yg berbeda dari bangsa ini..
    Great!!

  3. Keren!
    Entah kenapa dari dulu gue selalu berpikir media Indonesia itu makanannya hanyalah berita negative, bahkan infotainment aja seru banget kalau ada kasus artis… kalau berita positif terkesan klise buat media kita…
    Mudah-mudahan mindset ini bisa berubah, bawalah berita positif ke masyarakat, budayakan berpikir positif!

  4. Keren mas jawabannya. Tapi lebih asik lagi kalau ada detail data prestasinya ^^

    Kalau media kan emang selalu melihat nila setitik dari pada sisa susu sebelanganya. hahahha

    Keep posting !

  5. Keren banget laaaah…
    As you say, bang pandji, “what you see is what you get”.
    Kalo kita sering ngeliat berita yg tawuran2, ya yang kita dapetin infonya ya cuman tentang tawuran dan sekitarnya. Tapi kalo yang kita liat tentang prestasi2 dan usaha2 keras, ya yang kita dapet selain info tentunya juga inspirasi dan motivasi.

    So, we have to choose what we see that we can get what we expect.

  6. you said, “Setiap kali saya ketemu orang yg bilang pemuda Indonesia kualitasnya sedang buruk, saya yakin dia harus mengganti bacaan dan tontonannya”

    bener banget. berita indonesia sebagian besar selalu menceritakan cerita cerita negatif Indonesia. saatnya mengganti bacaan dan tontonan dengan hal – hal yang positif saja.

  7. keren sih bang, tapi kalo melihat perbandingannya kayaknya gak setara bang. Perbandingannya bukan tentang tawuran dan tidak. Tapi lebih tepat yang “benar-benar” belajar dan yang tidak. Yang tawuran, nongkrong gak jelas, berfoya-foya, atau kerjaannya ngegalau di social media juga seharusnya masuk hitungan. Zaman sekarang akses untuk membuat prestasi memang lebih banyak dari zaman mas pandji. Jadi muncullah juara” di bidang” dan minat baru, tapi dengan seiring perkembangan zaman makin banyak pula masalah moral dan mental yang harus dihadapi. Putra-putri bangsa yang berprestasi memang terus bermunculan, tapi tugas kita adalah untuk mengubah dan menambah generasi yang terus berprestasi. IMHO πŸ™‚

    1. yang tawuran itu direkrutlah, sama polisi misalnya, terus cuci otak mereka, rubah musuhnya, ga boleh musuhan antar sekolah di indonesia, pengaruhin aja mereka kalo musuhnya itu bangsa luar yang ngejelekin indonesia. bersatu lah sekolah sekolah.. mau lewat tawuran kek, pelajaran kek, yang penting musuhnya ya diluar indonesia lah.. aik aik aik… mau negative ways, atau positive ways, yang penting cinta indonesia!

      nah kalo negara luar ngusik, jawabannya senggol, bacok!

  8. Nah! ini dia yang dibutuhkan, karna secara gak langsung media emang berperan besar.
    i just wondering that Media in Indonesia majorly fullfilled with the goodness and positives news about this country. It will stimulates the other to fo the same for sure.

  9. Kepikir ga bikin program TV untuk memeritakan positf nya pemuda Indonesia, atau bikin stasiun TV sendiri kalo perlu, acanya Stand Up Comedy seharian, Provocative proactive, nge Hip Hop, promo YPKAI, yang positif2 lah, daripada nonton TV punya orang2 politik yang haus kekuasaan dan saling menjatuhkan, berita2 infotainment yang cuma membuai penontonnya dengan mimpi2 artis yang ntah dimana adanya. Bakalan seru pasti setidaknya bkl ditonton oleh 366.222 follower mu

  10. KEREEEEEENNNNNNNNNNNNNN BANG!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    media sekarang lebih milih rating yg dicari πŸ™

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.