“Please, dont come to my face and shout KENA DEH!” :(

Kaget?

πŸ™‚

Please, let me explain.

KENA DEH, adalah acara reality show quiz yang intinya gue nyamar jadi berbagai macam jenis orang, melempar 5 pertanyaan tanpa yg ditanya sadar kalau dia sebenarnya masuk TV dan lagi ikutan kuis.

Buat gue, ini adalah acara yang sukses mengangkat nama gue.

Sebenarnya gue seneng kok ada orang yang melihat gue kemudian teriak KENA DEH! Karena itu artinya kerja keras gue menempel di hati mereka yang nonton.

That is hard work payed off.

Tapi …. (ini kuncinya) maukah elo liat liat dulu kondisinya sebelum teriak KENA DEH!?

πŸ™

Gue tadi makan… Hainan Chicken Rice. Lengkap dengan miso soup.

Miso soup adalah salah satu favorit gue, cuma tadi panasnya luarbiasa.

Sampe ngepul.

Tadinya gue mau niup tapi setelah sadar betapa panasnya miso soup itu, gue pikir percuma lah gue tiup.

Mending gue sikat belakangan aja.

Tangan kanan gue meraih mangkoknya dan berencana memindahkan soup itu ketempat lain supaya gue bisa langsung makan hainan-nya…

mangkoknya licin, tangan gue kurang kuat megang, dan akhirnya soup tersebut tumpah di perut dan celana gue.

πŸ™

Pannnnnnnnnnnaaaaaassssss sekaliiiiiiii!

πŸ™

Bukan cuma basah kuyup, perut gue sampe merah karena soupnya panas bangett…

Ditengah kaget dan kesal dan nelangsa gue… sambil meras kaos gue … seorang bapak bapak umur 40an maju dan berteriak

“KENNA DEHHH!!!” kemudian meninggalkan gue untuk bergabung dengan teman temannya sambil tertawa tawa puas… sayup sayup gue dengar dia ketawa dan berkata “hahahaha, kena deh tuh dia sekarang.. sukuriiiinn”

πŸ™

Ya Tuhan.

Salah gue apa coba? Acara KENA DEH itu memangnya jahat banget ya?

Gue kembali duduk sambil menahan perih. Makan Hainan gue yang untungnya enak banget.

Ini bukan kali pertama.

Baru aja tadi pagi di bandara kota padang gue kena kejadian serupa.

Gue telat bangun.

Pesawat gue berangkat jam 08.20

Gue bangun jam 7.30

Jam dimana seharusnya gue cek-in.

Dengan panik dan buru buru gue berangkat kesana.

Sampe sana pas jam 08.20 dan waktu gue cek-in orangnyaΒ  Garuda (flight gue) bilang… “maaf mas udah ga bisa.”

Terpaksa gue keluar lagi dan mencoba mencari tiket dengan maskapai lain.

Gue harus pulang pagi ini karena ada meeting dengan seorang teman siang nanti, dan kabar bahwa Dipo badannya panas dan ada bintik bintik merah sungguh membuat gue kuatir.

Gue pengen cepet pulang.

Gue keluar dan counter pertama yg gue temui Lion Air…

Gue tanya penerbangan ke Jakarta yang tiketnya masih tersedia jam berapa. Dia jawab malam jam 7.

Belum 3 detik gue memunculkan wajah kecewa, disamping gue ada bapak bapak (dengan umur yang mirip dengan bapak bapak diatas tadi) teriak “KENA DEHHHH! SUKURR GA BISA PULANGGG”

Gue menoleh karena kaget dan tersenyum… lalu pindah ke counter sebelahnya…

Sampai sana, sama aja. Tiket yang tersedia cuma malam… gue menjawab dengan lesu “Ya udah, makasih mbak”

baru gue mau melangkah, orang yang sama teriak “KEEENNAAA DEEHHH!!! HAHAHAHA”

Gue jawab (karena gue pikir maybe he’s just trying to communicate) “Iya nih.. hahaha.. sial amat ya saya?”

Gue berlanjut ke counter sampingnya… pria tadi masih mengikuti gue… gue tanya dan jawabannya sama “Ada jam 7 malam mas”

I had a bad feeling creepin up my neck and then he fired “KENAAA DEEHHHH!!!! HAYO LOO NGGGAK DAPET TIKEET! HAHAHAHAHA”

πŸ™

Ya Tuhan.

I just wanna go home.

I have meetings, i got an important screen test, my son is ill, i just wanna go home…

Gue menatap pria itu tanpa bisa berkata kata … mata gue mengisyaratkan “Please sir, dont do this to me”

But he didnt understand. Of course he wouldnt.

Gue akhirnya sampai ke counter Garuda.

Minta tolong supaya gue di dapetin tiket ke Jakarta yang available.

Gue udah nyerah. I just wanna get out of there so i can be free of that guy.

Mbaknya yang bernama Vira ( i remember) liat tiket gue kemudian ngomong ke seseorang yang nampak seperti atasannya, kemudian berkata “Ayo pak masuk, ikut saya”

???

Dengan bingung gue ikut dia masuk dan pria itu tidak terdengar lagi teriakannya…

Di dalam Vira membantu gue cek in, memberikan gue boarding pass dan berkata “Silakan Pak, pesawatnya menunggu”

Gue bilang “Mbak namanya siapa?” dia bilang “Vira” gue jawab “Saya akan ingat nama Mbak, terima kasih banyak”

Kemudian gue lari…

πŸ™‚

Thank God not everybody in this world is an asshole πŸ™‚

So that is my reason.

I hope you understand.

I know i know i know, i can hear somebody saying

“Biasa aja kali Ndji… ga usah sok.. orang kayak gitu kan tidak maksud untuk jahat…”

πŸ™‚

Some people, they look but dont see.

πŸ™‚

Again, i hope you understand.

I love you guys.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*