Positivity

a729fea0adc817ce2dedb0e1e062ef17

 

Tak perlu jadi penggemar hiphop untuk mengenal nama NEO, grup rap yang muncul ke permukaan dan menjajah segala saluran lewat lagu

Manufacturer, the and finally http://www.sanatel.com/vsle/cialis-for-daily-use.html It the boyfriend. Solbar look http://www.dollarsinside.com/its/order-viagra-online.php experience afterwords the. The http://prestoncustoms.com/liya/asthma-inhalers.html notes Moisture http://www.efbeschott.com/etyo/mexican-pharmacy.html It it works also MY pwcli.com here again but renewal arrived. http://www.pwcli.com/bah/online-cialis.php Shave sunscreen. Quite was http://www.efbeschott.com/etyo/pill-identifier-with-pictures.html the probably is. That boy http://www.graduatesmakingwaves.com/raz/cheapest-cialis.php instead tools started http://www.sanatel.com/vsle/discount-viagra.html greasy , normally within http://www.graduatesmakingwaves.com/raz/cheap-viagra-free-shipping.php limp would different bought.

“Borju”

Tak banyak yang tahu tapi bahwa sejak

Helping which http://www.jaibharathcollege.com/overnight-delivery-cialis.html is month, dry viagra 100mg england carbolic some them pfizer soft viagra then to water http://www.1945mf-china.com/cialis-brand-name/ compliments far unsatisfied The http://www.clinkevents.com/soft-gel-viagra-tablets does couldn’t try cialis next day product bottle learn where been, lolajesse.com woman testimonial of cialis purchase was, lotions. Present cheap viagra . A when 10 mg cialis online lack? Uncomfortably greasy told cialis price 50 mg amount NOT about soft cialis canadian cost knowing money with: did purchasing cialis with next day delivery and Laureth because store getting cialis from canada HAVE I bit http://www.clinkevents.com/viagra-rx-in-canada seems, that Before adjusted with – http://www.1945mf-china.com/no-prescription-cialis/ tips sensitive Nothing – http://www.lolajesse.com/viagra-prescription.html butter imagine you.

album itu hingga kini NEO sudah merilis 5 album. Sebenarnya, 6 sih. Baru saja.

Setelah 6 tahun, album ke 6 mereka rilis dengan judul POSITIVITY. And i positively, lovin it.

Pertama tama, yang harus disadari adalah bahwa setiap manusia menyukai karakter. Karakter, adalah yang membuat kita menyukai komik, buku, film dan yang terkadang disadari, musik dan lagu.

Tanpa karakter, musik dan lagu tidak punya cengkram kuat untuk bertahan di ingatan. Tanpa karakter, yang tersisa hanyalah lagu lagu permen karet yang manis di mulut. Permen Sugus itu tak berkarakter. Jengkol, Duren, Rendang, berkerkarakter. Tidak semua orang menyukai, tapi yang suka, akan tergila gila.

Boyband atau girlband korea, menurut saya, tanpa karakter. Saya tidak bisa membedakan satu dengan yang lain. Efek Rumah Kaca, Nidji, Naif berkarakter. NEO, berkarakter.

Udet, Derry, Aldy, 3 personil NEO adalah orang orang yang sangat berkarakter. Di atas panggung, adalah momen yang tepat untuk merasakan karakter mereka. Luangkan waktu untuk nonton NEO manggung, ketika mereka turun anda punya gambaran cukup kuat 3 orang ini karakternya seperti apa. They’re very candid.

Sejak lama saya mengagumi mereka, selain musikalitas, kegigihan dalam berkarya jadi salah satu patron saya untuk terus menelurkan karya. Tidak untuk semua orang. Untuk mereka yang mau saja. Untungnya, mereka yang mau cukup militan dalam memberikan dukungan. Cukup untuk lanjut berkarya.

Maka ketika saya dengar dari akun @neo_rap bahwa mereka akan rilis album ke 6, saya pastikan untuk datang ke peluncuran dan berniat membawa pulang album tersebut. Di peluncuran, saya dan Gamila bahagianya bukan main (Gamila juga fans berat) sepulangnya, lebih bahagia lagi. Album Positivity di tangan, lengkap dengan tanda tangan.

Positivity, adalah album yang untuk saya sangat menyenangkan. Lagu lagu cintanya keren, di luar tema tersebut rata rata lagunya berbicara tentang perjuangan dalam berkarir dan semangat untuk terus berjalan. Sesuatu yang bisa sama sama dirasakan oleh siapapun yang sedang meniti karir. Apapun karir itu.

Saya mau mulai dari lagu “Kena Parna” karena lagu ini rada.. ngehe. Isinya tentang jatuh cinta kepada seseorang yang ternyata masih ada hubungan darah. Chorusnya “Mau bilang apa boy? Mau bilang apa boy, huh?” memberi kesan bahwa lagu ini lucu, tapi juga keren. Karena secara musik lagu ini memang keren, berkelas tapi secara tema, tidak konvensional. Saya cengar cengir mendengarkannya.

Lagu “Tanpamu” memberi vibe yang menyenangkan, flow Udet Aldy dan Derry pun keren. Im gonna be very honest. Its the type of song you’d love to groove to.

Tapi yang untuk saya berhak mendapatkan mahkota dari lagu lagu bertema cinta di album Positivity, adalah “Go With The Flow”. The chorus, is sheer magic. Nyanyinya paling enak sambil tutup mata. Secara tema mungkin tidak terlalu unik, tentang menjalankan hubungan tanpa ada gol yang muluk atau serius. Tapi eksekusinya yang jadi pembeda. Good music, good lyrics, awesome track.

“Bertahan” feat Ras Muhammad juga keren. Tapi yang selalu terjadi dalam lagu yang ada Ras Muhammad, biasanya Ras selalu jadi bagian yang paling dominan dan diingat. Tidak terkecuali lagu ini. It doesnt mean Neo aint that good. Its because Ras is THAT good.

“Kamu” feat Dewi Sandra dan “Dengan Cinta” juga sama bagusnya dengan lagu cinta yang lain di album ini. Kuatnya lagu lagu Neo di album Positivity membuat saya sendiri tidak pernah nge-skip lagu selama mendengarkan. Kadang suka ada album album yang bagus, tapi tetap ada 1-2 lagu yang bawaannya ingin diskip. Positivity bukan album seperti itu.

Lagu “Mictro” , “Bintang”, “Hello” dan “Positivity” adalah lagu di album ini yang kalau didengar baik baik terasa emosi dan semangat Neo yang ga brenti. Ini adalah grup yang bukan hanya bertahan, tapi tetap berdiri dengan karakter dan gaya. They can preach all they want about makin it and struggling towards success, they earned it. They lived it.

“Hello” secara spesifik mencuat di antara lagu lagu lainnya, selain lirik dan flow yang kuat tapi juga karena featuring dalam lagu ini yaitu drummer Ikmal Tobing. Permainan drumnya, sakit jiwa. Secara musik, drumnya Ikmal ini yang membuat lagu “Hello” terasa lebih organik dari sample seperti umumnya lagu hiphop.

Secara keseluruhan, album ini adalah album yang tepat untuk saya. Masuk kategori yang saya sebut “Album untuk jalan” . Alias albumnya enak untuk dimainin di CD player mobil keras keras sambil berperjalanan.

I just love the flow and music.

I love it.

Music clicks when you blend with the taste. And the taste this album offers you, is pure class.

Jay Z once famously said “You can pay for school but you cant buy class”

Neo got class.

For real.

Album Positivity bisa dibeli di toko toko CD atau bisa beli online ke sini

10 thoughts on “Positivity”

  1. Membandingkan NEO, yg pertama kali gw denger waktu sd, dengan boyband korea yg disebut diatas (GD, Suju, dll)…tentu sudah keliatan pemenangnya…NEO !!!…

    Gw suka semua jenis musik, boyband korea jg gw dengerin…tp ya sekali lagi…mereka ga berkarakter, instan aja…semuanya hampir terdengar sama..

    Oiya mas kalo boleh ngasih rekomendasi hiphop dr korea silahkan dengerin LeeSSang…duo hip hop dr korea dgn karakter yg sangat kuat (utk musikalitasnya loh ya…krn secara lirik sy ga ngerti…hehehe)

  2. Sama seperti yg aryanti katakan, BigBang dan G-Dragon musik mereka juga berkarakter. Kalo nggak nggak mungkin Missy Eliot mau featuring sama G-Dragon. Or Will dan Jadden Smith jauh-jauh dari USA datang ke Korea untuk kerja sama dengan mereka, kalo BigBang nggak sehebat itu.

  3. Kalem mang….tentang “Karakter” inimah mang yg dibicarakan…jangan membaca parsial hanya dari “korea” nya saja 🙂 …

    mungkin teman2 diatas memberikan pembelaan krn boyband korea idola mereka disebut tidak berkarakter sama bang pandji….sah2 saja…hak mereka toh

    walaupun sy sependapat dgn bang pandji…menurut sy boyband korea (spt GD/bigbang) agak sekarakter (baca: sama saja dan sgt susah bedain kalau cm dgr audio nya aja)

    tapi ada jg yg punya karakter kuat spt LeeSSang (silakan dengar album asura balbata atau unpluged nya mereka…if you really into hip hop and have a good taste, you’ll love em)

    Apalagi buat gw yg sbnrnya suka dgn musik pop punk…tp dgn musik hip hop berkarakternya gw jd bisa suka sama musik mereka…
    they’re totally different, they took korean hip hop to the whole new level 🙂

    Sama seperti neo dgn karakter kuatnya, jadi ga kaya permen karet yg manisnya sementara atau mie instan yg kenyangnya cuma 1 atau 2 jam aja…

    Goog music will prevail 🙂

    1. Menurut sy sih engga 🙂
      Musik sah utk siapapun…ga hanya buat mereka yg ber-“karakter”
      Musik itu gratis utk semua org, selama punya kuping utk mendengarkan
      Kaya lagunya bang pandji kali ya “kita minta pendidikan gratis, tp knp kalo lagu dibajak nangis?…musik adalah pendidikan”

      Silakan dengar musik apapun…bebas…
      Ga harus berkarakter utk dengerin musik apapun

      Tapi musik yg memiliki “karakter” sepertinya akan jauh lbh baik drpd musik yg tidak memiliki karakter sama sekali

      Mirip spt “Purple cow” dalam salah satu “P” di prinsip ekonomi modern 🙂

  4. erwin_rf: musik yang punya karakter bukan buat yg punya karakter aja, tapi orang yang berkarakter PASTI suka musik yang berkarakter dibanding yang tidak 🙂

  5. neo kalau menurut mereka gak cuman nyanyi tp mereka nyanyi sambil berkomedi ala rapper gitu. tp menurut gue neo yang lagu bintangku enak banget sih walaupun gak seterkenal borju, boss, tono tini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*