MY 2 DAYS AT SOULNATION (day 2)

Aaahhhh, hari ke 2 SOULNATION.

 

Banyak yang bilang, hari ke 2 lebih sepi dari hari pertama.

Terus terang gue nggak gitu merasa karena sibuk mondar mandir kayak monyet diumpanin pisang atau pervert diumpanin cewek..

 

Hehehe

 

Gue seneng karena bisa hadir dari awal.

Dari Istora masih kering penonton.

 

This day, i made my mark on the event.

 

I practically opened the whole show together with FARO who performed on separate stage from mine.

 

I wished him all the luck.

 

Gue pengen nonton, tapi yaaah dia nabrak sama gue…

Lucunya ketika udah malam, gue ketemu FARO dan dia bilang “Man, sori gue ga bisa nonton elo..” Hahahaha , sinjing, emang dia main bareng sama gueee…

 

Now I aint going to talk about MY performance. That’ll be on another post.

 

Gue akan membahas SOULNATION-nya sendiri…

 

Jadi setelah gue manggung, dengan peluh bercucuran, gue istirahat di boothnya MRA. Harusnya “meet and greet” tapi gue uda tau nggak akan ada yg nongol…

Rasanya siapapun yang menggemari musik gue, ataupun mendengarkan gue di HRFM sudah terlalu dewasa untuk meet and greet yang cuma sekedar datang dan minta tanda tangan atau foto foto….

Hehehe

Makanya yang sukses diantara gue, dmust akira dan Nino ya Cuma Nino aja

HAHAHAHA

 

Gue dan Dmust sama sama kering gituu…

 

Sambil gue duduk gue di interview banyak media. TV, radio, majalah baik yg bayar atau majalah gratisan, termasuk juga hiphopindo.net

 

Kayaknya setelah mereka nonton performance gue, mereka jadi rada penasaran dengan isi otak gue.

 

Sialnyaaaaa, semua itu ditambah gue harus bayar bayar player gue. Gue memang seharusnya langsung bayar mereka secepat mungkin… (kata Rasulullah bayarlah sebelum kering menetes keringatnya…. or something like that)

Akhirnya gue ketinggalan 3 PERFORMANCE inceran gue.

Hiphop rocks, Boogieman, dan Sonic Squad.

SHYT.

Brengsek amat gue terpaksa harus milih diantara semua itu…

 

Haduuuhh tapi ya sudahlah, karena inceran satu lagi akan segera bermain…

 

Nggak lama, SOUL ID mulai.

 

This is it.

I heard the buzz. I heard they about to bring some different shit on stage.

I had to watch em.


Jadi gue LARI (da
lam arti kata sesungguhnya gue lari) dari booth MRA menuju paling depan panggung.

 

Ketika gue sampe mereka lagi memainkan lagu BRANUDAY.

 

DAMN.

 

Keren mampusss.

 

The thing i love the most about SOUL ID is they are fully aware the magnitude of the event.

 

Harusnya semua yang manggung di SOULNATION sadar bahwa orang udah bayar cukup mahal untuk nonton.

Mereka BAYAR untuk bisa masuk.

 

Kalau kita muncul hanya dengan performance biasa biasa aja lalu dimana value dari tiket terusan Rp 350.000,-?

 

Kalau kita cuma bermain biasa biasa aja, tanpa aransemen yang khusus, tanpa kejutan, tanpa kemasan, tanpa niat… apa bedanya dengan penonton dengerin aja di CD.

 

Event, is all about experience.

 

They have to REMEMBER your performance.

 

Tinggal masalahnya, berapa banyak “peluru” yang elo siapin untuk membuat orang merasakan experience itu.

 

Gue sendiri sadar akan semua itu. Makanya gue pengen keren. Makanya gue cari sendiri sponsornya.

SHYT, uang tidak akan gue biarkan jadi masalah bagi gue.

I’ll hustle my way to get money.

Money aint a thang.

 

SOUL ID, did everything a veteran should do.

 

Aransemen GOKIL.

Sound GOKIL.

Dancers GOKIL

Song list GOKIL.

Kejutan GOKIL.

 

AAAAAAAAAARRRGGHHH .. gue ngumpat ngumpat sendiri nonton mereka…

I wish i could be more like them.

 

I aint worry though… mereka udan berjibun album sementara gue baru 1… itu juga belum kering cat-nya…

Hehehe

Masih baru keluar maret tahun ini…

 

Dari lagu Branuday, Ratu, I want you back, mereka mainin juga lagu lagu baru mereka, mereka tribute untuk album album PESTA RAP.

Mereka tutup dengan single mereka yang terbaru BOOGIE TIME.

 

Crazy.

 

Shyt.

 

Ketika gue kelar menikmati SOUL ID, gue baru aja mau mengarah menuju BATIK TRIBE yang baru aja ngeluarin album yang keren dan berani.

 

Gue janji sama Wizzow untuk nonton dia … dan dia janji akan nonton gue.. Entah dia nonton atau nggak… karena gue ga gitu bisa liat orang orang ketika gue manggung… rada banyak soalnya…

 

 

Pas lagi jalan…. HP gue bergetar.. gue harus standby untuk opening BLACKSTREET.

 

HADOOOOOHHH sial amat ya gue?

 

Gue lari menuju backstage panggung utama sambil menunggu…

 

Ketika tiba waktunya..

BLACKSTREET gue buka… people were nice to me. A lot nicer than they did when I did AKON. Hehehe

 

Gue sempet bercanda dan bergurau dengan penonton…

Sambil nunggu panitia ngasih tanda jempol pertanda Blackstreet siap.

 

Ketika sinyal itu muncul, mereka gue panggil dan Blackstreet menguasai panggung…

 

Gue lari keluar dari backstage, dan masuk dari pintu penonton.

I want to be a part of the crowd.

 

Watching backstage is stupid man.

I wanna be a fan.

 

I wanna be a part of the crowd.

 

I did.

 

Dan terus terang menurut gue, mereka sangat sangat berpengalaman dalam menghibur orang… terasa sekali dari komunikasi mereka dengan penonton…

 

Mereka lebih dekat daripada Ashanti (nanti kita bahas belakangan)

 

They were funny too.

 

Mereka nampaknya sadar bahwa tidak banyak lagu mereka yang dikenal di Indonesia .. ketika mau closing mereka sempet bilang “When we got here… nobody know us”

 

Jadi mereka bercanda dengan kondisi itu… salah satunya yang telanjang dada bercanda dengan bilang “Yo, we got hits! And we got smash hits”

 

Sebuah sindiran kepada diri mereka sendiri…

 

Ketika ditawarin lagu IN A RUSH mereka kayaknya rada bosen, tapi tetep nyanyiin juga.

Penonton udah nungguin lagu ini…. Bener kata mereka. IN A RUSH is not a song. It’s a BRAND.

 

Setelah itu mereka menutup dengan NO DIGGITY.

 

Ketika gue closing… gue bercanda dengan penonton dan mengingatkan bahwa sebentar lagi diluar akan bermain BROWN SUGAR REUNION.

 

Merekalah yang bikin lagu IN A RUSH terkenal kemana mana…

Hehehe, merekanya aja nonton Blackstreet juga…

 

Ketika gue keluar yang lagi bermain adalah JAMIE ADITYA.

 

Damn.

 

Ini juga keren mampus.

 

Dia nggak pop sama sekali gitu.

 

Musiknya kompleks bahkan..

 

Banyak musisi yang nontonin dia.

 

Larry (Lawrence Aswin) juga ada diantara penonton dan memuji Jamie.

Ada selentingan yang bilang bahwa Jamie ga akan keluar albumnya…

 

Karena Jamie punya reputasi tidak pernah bisa menyelesaikan apa yang dia mulai…

 

Entah bener atau tidak.

 

Yang pasti kalau ada albumnya, gue mau beli.

 

Lucu lagi dia… waktu awal dipanggil…. dia sempet lama nggak muncul…

 

Gue nonton karena ditengah tengah Blackstreet gue keluar bentar nyari Starbucks dan beli Caramel Frappucino.

 

Terus akhirnya dia nongol dan bilang “Soori euy.. tadi waktu dipanggil… gue lagi.. KENCING”

 

HAHAHAHAHAHAHAHAHAHA

 

Terlalu jujur…

 

Ketika Jamie selesai, gue berjalan menuju panggung OZ yang akan memunculkan BROWN SUGAR REUNION.

 

Gue sempet mampir ke Disc Tarra dan nanya… ada album saya ga?

“Ada mas.. tuh” dia nunjuk ke tumpukan album gue.

“Emangnya mas pikir ini lagu siapa?” sambil nunjuk ke arah atas…

Setelah gue perhatikan ternyata stand Disc Tarra lagi mainin album gue… gue denger pas lagi lagu NGGAK SEKARANG.

Gue tanya ada yang beli nggak, dia bilang “Ada mas…”

 

Gue bilang “Udah sampe situ aja, saya ga mau tau banyak atau sedikit yang beli, takut sedih sendiri.. hehehe” lalu mbaknya gue tinggal.

 

I believe what people say “Ignorance is Bliss”

 

Hehehe

 

BROWN SUGAR BERMAIN.

 

Wow. Gue langsung merasa kembali ke jaman kuliah nontonin mereka di FAME.

Gue merasa bersalah.

Mungkin gue adalah salah satu yang mengecewakan mereka dulu.

Gue masuk selalu mengandalkan freepass atau guest list.

 

Ga pernah bayar.

 

Waktu kuliah di benak gue hanya diri gue sendiri…

 

Sekarang gue mikir, kalau gue ngarep gratisan mulu, mereka dapet duit dari mana?

 

Tapi BROWN SUGAR lah yang mengembalikan cinta gue pada black music. Waktu gue SMA , gue sempet beralih ke Neri Per Caso dan Fire house (???????) waktu gue kuliah, mereka mengembalikan kejantanan gue.

HAHAHAHAHAHAHA

 

Gue (lag lagi) paling depan dan bergoyang tanpa henti… berteriak…

 

Waktu Arief bilang ”Gue udah bilang sama anak anak, di SOULNATION kita nggak boleh bawain lagu lagu baru… HARUS JADUL SEMUA” semua orang yang nonton tepuk tangan…dan berteriak setuju…

 

Mereka bawain NEXT, BOYZ 2 MAN, SISQO, hadoooohhh… inget masa lalu…

 

Ketika lag bahagia, eeeeehh HP gue geter lagi… gue dipanggil untuk membuka Ashanti…

 

Larilah gue kesana…

 

Di back stage ada Chanelle, Blackstreet, dll nungguin keluarnya sang diva dari dressing roomnya…

 

Gue buka Ashanti dan langsung keluar lagi…

 

Gue sempet nonton FADE 2 BLACK dan bergoyang disana

Gue kemudian nonton BLACKALICIOUS dan bergoyang disana.

Gue kembali nonton Ashanti yang entah kenapa kurang berkesan bagi gue.

 

Gue malah lebih inget dancernya yang adegan pukul pukulan di panggung…

 

”hiiiihhh ada adegan kinky..” pikir gue…

 

Ashantipun selesai, gue closing, nganter DJ selanjutnya… dan keluar gedung yang sudah sepi…

 

SOULNATION is over…

 

The Playground is no more…

 

Gue rasa kecewa karena exposure terhadap sejumlah panggung sangat kecil.

Panggung KOMPAS.com dan panggungnya J Flow gue yakin ga banyak yang tau…

sayang aja.. entah masalah signage atau masalah flow pengunjung..

Sebelum gue pulang, sebuah kabar baik masuk ke kuping gue dan membuat gue tersenyum…

 

“AXIS udah kontrak untuk bikin SOULNATION 3 tahun”

 

Aahhhh… at last. Something to look forward to.

 

I’ll be here next year.

 

I love it this year.

And I’ll love it next year.

 

Those who came to SOULNATION this year, congrats. You were a part of history.

Karena SOULNATION 1 hanya ada 1 kali.

 

We are THE EARLY ADAPTORS yall..

 

Segerombolan jumlah kecil orang yang duluan mengadaptasi sebuah trend.

 

Trend apakah itu?

 

Trend MENGHARGAI musik hiphop, soul, R&B.

 

Menghargai dalam arti kata sebenarnya… mau membayar untuk mendapatkan musik berkualitas.

 

You and me, we are believers.

 

You and me, we set trends.

 

Now.

 

Lets spread the virus.

 

See you next year.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*