Sukses adalah harta?

Sore tadi gue ngetweet

Rahasia sukses: Tidak berpikir bahwa sukses diukur dgn uang

Ini, dianggap sinis oleh beberapa orang.

Bingung mereka, bertanya: Lalu dgn apa dong?

Mana bisa kenyang hanya dgn idealisme?

Memang tdk bisa.

Tapi kita bisa kenyang tanpa harus kaya.

Org yg makan pecel lele nambah 2 kali dan org yg makan steak kenyangnya sama kok.

That’s my point.

Happiness doesn’t come with having a lot of money.

Bahkan ada buktinya, tau apa yg orang orang terkaya di dunia lakukan dgn uangnya? Dikasih ke orang lain!

Warren Buffet, Bill & Melinda Gates, Jay Z, uangnya mereka donasikan dlm jumlah yg besar.

It turns out, they don’t need all that money!

Ada yg nanya via twitter..

Gimana kalau ada org punya Alphard dan kita punya Avanza, apakah yg punya Avanza bisa dibilang sukses?

Gue jwb, kalo beli Alphardnya pakai uang korupsi dan kita pake usaha jujur, maka kita bisa dibilang sukses

Dia tanya lagi, kalau dua duanya pake duit jujur?

Gue jwb, maka dua duanya sukses. Intinya, jgn biarkan barang yg lebih bagus atau mewah membuat kita tidak sesukses orang lain yg punya barang lebih bagus

Dia bilang lg, “Ada yg bilang, uang bukan segalanya, tapi segalanya dibeli pake uang”

Gue bilang, Betul. Karena uang adalah alat. Alat utk membeli sesuatu. Uang bukan tujuan.

Uang dan harta bukan tujuan.
Uang dan harta adalah alat.

Selama cara berpikirnya begitu, lebih mudah kita utk mencapai kebahagiaan

Kalo uang dan harta adalah tujuan, tidak akan pernah cukup. Karena tidak pernah merasa cukup maka susah utk bahagia

Selama kita mikir harta adalah tujuan, akan selalu nyari uang utk beli segala sesuatu. Karena dia merasa, bahagia adalah tentang banyaknya barang yg dibeli. Akhirnya dia beli barang2 yg tidak perlu.

Tapi kalo kita melihat uang hanya sebagai alat. Kita akan gunakan uang scr seperlunya

Ada yg blg, “Realistislah, elo jg perlu uang, dlm usaha elo jg pasti dapat uang”

Memang. Gue sama sekali ga blg “Uang tidak penting”. Gue blg uang jangan jadi tujuan akhir.

Sukses bagi gue adalah pencapaian. Berbeda dgn elo mungkin, pencapaian bagi gue adalah prestasi

Prestasi, tdk bisa didapat dgn cara pintar.
Uang, bisa didapatkan dgn cara pintas. Korupsi salah satunya. Dan mereka yg ketagihan utk dapat uang utk sukses akan menemukan jalan pintas tersebut.

Prestasi, tidak dapat lewat jalan pintas.
Lewat waktu, proses, kerja keras, berkarya dan terutama passion

Semakin sederhana ekspektasi org akan kebahagiaan, semakin mudah dia mencapai kebahagiaan tersebut.

Semua org akan bahagia tentu mencapai kesuksesan. Ketika sukses tidak diukur dgn banyaknya uang, maka kita terbebas dari lingkaran tanpa putus.

Gue kasian, sama org yg mikir uang adalah tolok ukur sukses.

Mari kita liat Bung Hatta

Beliau Proklamator Indonesia
Menstruktur sebuah negara
Namun hingga akhir hayatnya, tidak punya cukup uang untuk membeli sepatu Balley yg dia idam idamkan sampe potongan majalah dgn gbr Balley ditempel di tembok.

Apakah dia tidak sukses dibandingkan dgn seorang anak kaya yg punya 10 pasang sepatu Balley dibeliin Mamanya?
Apakah anak ini sukses?

Masih berpikir sukses adalah harta?

3 thoughts on “Sukses adalah harta?”

  1. Setuju 100%. Ngga di kantor, ngga di lingkungan tempat tinggal, di TV, di internet, semua org ngitung sukses lewat kekayaan. Ngejar uang sebanyak2nya sampe rela ngelakuin hal2 bodoh. Saya bosen, enek, jujur aja.
    Passion saya ke sains & ilmu pengetahuan. Yg jadi panutan saya salah satunya Linus Torvalds, pencipta OS linux. Sistem operasi yg canggih, tapi dia nggak jual itu. Dia ngerjainnya karena dia senang. Fokusnya bukan uang.
    Lalu ada juga Marie Curie, di kondisi yg serba miskin, kelaparan, dia masih sempet2nya neliti ttg radioaktivitas, pake uang sendiri, dan hasil kerjanya sama sekali nggak menghasilkan uang, ngga bikin dia kaya. Menurut saya dia org sukses.
    Masih banyak lagi.
    Entah siapa yg ‘ngajarin’ pikiran yg money oriented ke masyarakat sekarang. Uang itu penting, sebagai alat, spt yg anda bilang, bukan tujuan. Tapi sebagaimana alat, kita cukup punya palu satu aja buat nggetok palu ke dinding, kita ngga perlu 700 palu.

Leave a Reply to Ikut Baca Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*