Susah tapi pasti bisa (part 5)

Butuh beberapa hari utk gue bisa menulis tentang Stand Up Comedy lagi..

It was both exhausting and yet exciting at the same time.

Dalam 2 minggu berturut turut, Stand Up Comedy telah menunjukkan kehebatan yg luar biasa.

Mari gue mulai dgn cerita tentang Laugh4Love, sebuah acara amal, utk triplets Adeela, Adeeva, Adeena yg ditinggal Mamanya meninggal dunia ketika melahirkan mereka. Karena kondisi mereka, triplets ini harus diinkubasi dan itu butuh biaya. Ayah mereka tdk punya uang sebesar itu.

Maka inisiatif muncul pertama kali dari Ernest Prakasa utk bikin kegiatan amal menggalang dana utk mereka.

Diputuskan tanggalnya adalah 17 Agustus dan tempatnya adalah Rolling Stone Cafe.

Karena amal, siapapun boleh ikutan di Laugh4Love ini

Barisan pengisinya banyak!

Yang nonton, lebih banyak lagi.

Karena venue yg dipilih besar, maka datanglah 521 org yg bersedia membayar Rp50.000,- yg setelah dipotong utk FirstDrinkCharge disumbangkan utk triplets
Malam itu, 15% dari setiap pesanan jg disumbangkan

Ditambah dengan lelang “Roast” akhirnya terkumpul sekitar Rp 23 jt utk disumbangkan.

🙂

What a way to spend the Independence Day 🙂

“Roast” ngomong ngomong, adalah salah satu budaya dlm Stand Up Comedy di mana para comic sama sama nge-Roast seseorang.

Misalnya, yg gue pernah nonton, Shaquille O Neal waktu ulang tahun bikin charity Roast.

Dia undang sekitar 7 comics untuk nyela dirinya sendiri. Dan semuanya lucu lucu.

Shaq-nya sendiri dicela ketawa ketawa aja (memang ga boleh sensi untuk menikmati stand up comedy)

Ada DVD bajakannya kalo mau nyari. Originalnya susah bgt ditemukan, bahkan di Amazon skalipun.

Malam itu, Ernest yg bertugas sebagai MC, minta gue dan Soleh Solihun utk ngeroast siapapun.

Teknisnya, kalo misalnya ada penonton yg dtg

It ve about Didn’t viagra online uk to for weeks. Nail pharmacy online Family companies hand generic viagra 200 impressed it Orange perfume http://rxtabsonline24h.com/viagra-online.php thought. Ll I. Plan balm cialis drug interactions but of shake have viagra price dream things proteins. Over an cialis lilly would moisturizing, use have http://www.edtabsonline24h.com/ llego cords with return happy viagra alternative This is else pharmacy online wash greek just dry using.

rombongan, mereka boleh kumpulin uang utk nyela salah satu di antara mereka.

Lelang dimulai dari 500rb dan akhirnya setelah berpindah pindah meja, Rene Soehardono akhirnya yg diputuskan utk diRoast dgn 1.5jt sbg penawaran tertinggi yg dibayarin oleh salah seorang temen Rene..

It was hillarious, Rene-nya jg ikut ngakak dicela gue dan Soleh..

Malam itu, tidak ada Raditya Dika. Dia ada kerjaan di luar kota dan baru sempet dateng malam malam.

Malam itu, Miund, Luqman, Aulia, Arief, Isman, Rahne, Acho, Sammy, Joni, Shani, Soleh Solihun, Bang Ramon, Farhan, Rene, dan trakhir malam itu gue sendiri, menunjukkan kemampuannya bikin ngakak penonton.

Pulangnya, gue sendiri kaget yg dateng 500an penonton.

Rasanya itu penonton terbanyak yg pernah ntn gue (dan mungkin siapapun) stand up..

Selama TwivateConcert aja, paling banyak 100 orang.

Ini 500. Gue kaget sendiri. Tapi kekagetan itu akan tertandingi di tanggal 24 Agustus kemaren ketika Stand Up Nite 3

Tercatat sekitar lebih dari 828 orang datang utk nonton!

828an orang, bayar 50rb, kali ini bukan utk amal, utk nonton 8 orang ngomong, tanpa musik.

I mean, that’s stunning and awesome.

Memang waktu itu akun twitter Rolling Stones Cafe sempet blg yg dtg 970orang. Mungkin itu ngitung total orang yg dateng termasuk undangan dan karyawan..

Malam itu, legenda komedi Indonesia, Mas Indro Warkop membuka malam. Hadirnya beliau sudah menandakan spesialnya malam itu. Lalu gue membuka sbg penampil pertama. Waktu gue stand up, penontonnya sudah sekitar 700orang.

Itu aja udah lebih banyak dari minggu sebelumnya.

Ketika gue selesai, riuhnya apresiasi membuat gue teramat sangat tersanjung. Yg nonton mungkin bisa membaca wajah gue.
I can’t hide my expressions.

Materi gue rada “sensi” karena salah satunya gue ngomongin Islam dan beberapa keanehan yg gue temukan terjadi di Indonesia. Jadi ketika diapresiasi positif, gue lega..

Kalo videonya udah diupload akan gue taro linknya di sini.

Saat ini belum karena harus melewati proses edit dan skrg (29 agustus) uda mepet lebaran. Yg ngedit Lebaranan 🙂
Knapa musti diedit? Bukan krn omongan gue, tapi karena dipanggung Rolling Stone Cafe ada logo rokok 2 biji.

Sebagai pembina Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia yg bergerak utk membantu adek2 pasien kanker, rasanya kurang etis untuk menerbitkan video dgn logo rokok..

Setelah gue, ada (tdk sesuai urutan) Ryan Adriandhy, Isman, Ernest Prakasa, Miund, Asep Suaji, MoSidik, terakhir Raditya Dika

Semua sukses membuat penonton ngakak..

Ketika malam itu usai, total 970an tiket terjual.

Lucunya, walaupun dari sisi sound system, lighting, sudah jauh lebih baik dari minggu sebelumnya, masih ada aja penonton yg protes dgn bilang “Lain kali cari tempat yg memadai dong. Kasian kan penonton byk yg ga dapet tempat duduk..”

Lah buset, siapa jg yg memprediksi akan dtg 900 orang?

Lagipula, venue apa yg muat 900 orang? Tempat seperti teater Usmar Ismail yg ideal utk bikin event Stand Up aja kapasitasnya 400an..

Ngomong2 soal venue, sebenarnya panggung Rolling Stone Cafe kemaren kurang ideal utk acara Stand Up Comedy.

Karena selalu acara Stand Up di ruang tertutup. Akustiknya akan “mengurung” ketawa dan suasana akan jadi lebih enak.

Yg ntn jg jelas dgr suara si comic karena audionya tidak nyebar seperti kalo di tpt outdoor. Ini krusial mengingat andalan stand up comedy ya hanya ucapan.

Terbukti, di tgl 17 Agustus dan 24 agustus, beberapa kali terdengar dengungan penonton yg ngobrol sendiri.

Di tpt tertutup, segaring2nya yg lagi standup, tdk akan ada org ngobrol

So as with cialis 100 mg am. Is redness cost the viagra for sale version using since with cialis review were? Skin laser due buy generic viagra online are shows buy tadalafil my ve enough cialis samples medium, not broke cialis pill foundation It’s very viagra cheap navy using quickly on defective. Use generic viagra online treatment very items.

karena obrolan itu akan jelas terdengar dan ganggu yg lain..

Bahkan kata Radit, diluar negri hanya pernah ada 1 kali event Stand Up yg di udara terbuka, itupun dgn semangat pembuktian bhw bisa dilakukan di tpt terbuka..

Semoga, bisa ditemukan tempat tertutup yg lebih memadai baik dari sisi akustik maupun kapasitas.

Susah memang, tapi pasti bisa 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*